Menu ✖

Dark Mode
Tim Black Gold Aprilio Mutun Lempasing Raih Juara 2 dan 4 Pada Ajang Grasstrack Panglima TNI Cup DPP Fokal Dorong Aparatur Desa Jadi Agen Sadar Hukum Peringatan Maulid Nabi Desa Sukajaya Lempasing Perkuat Tali Silaturahmi Warga Maulid Malam Ke-40 Hadirkan Ustadz Khairul Anam Abu Vulkanik Anak Krakatau Hujani Pemukiman, Warga Dihimbau Gunakan Masker DPP Relawan PRANTARA Indonesia Serahkan Bantuan Logistik Gempa NTT melalui PMI Manggarai Barat

Headline

Eva Dwiana : Bandar Lampung Akan Jadi Contoh Penanggulangan Penyakit TB

badge-check


					Eva Dwiana : Bandar Lampung Akan Jadi Contoh Penanggulangan Penyakit TB Perbesar

Bandar Lampung.Indopos.Id – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan Bandar Lampung akan menjadi percontohan sebagai kota dalam penanggulangan penyebaran penyakit TB.

“Kita akan terus rutin melakukan pengecekan rutin terhadap pasien khusunya keluarga, untuk meminimalisir penyebaran penyakit TB,” ucap Bunda Eva saat mendampingi  Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Bapak Benjamin Paulus Octavianus bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Bapak Akhmad Wiyagus melakukan kunjungan ke Puskesmas Wayhalim Kota Bandar Lampung pada Selasa (14/4),  kunjungan ini pun turut didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela.

Adapun tujuan kunjungan untuk melihat langsung Pelaksanaan Program Kesehatan didaerah dan penanggulangan penyebaran penyakit TB (Tuberkulosis) di Kota Bandar Lampung.

Wamenkes RI Benjamin Paulus Octavianus mengingatkan penanggulangan  Tuberkulosis (TB) sekaligus memastikan layanan kesehatan tingkat pertama berjalan optimal dalam mendeteksi dan menangani kasus TB di masyarakat.

“Untuk penderita TB, keluarga dan lingkungan sekitarnya juga harus dilakukan  pemeriksaan paru. Karena seseorang bisa saja terinfeksi hari ini, tetapi gejalanya baru muncul dan terdeteksi tahun depan,” ungkap Benjamin.

Ia mengatakan, bagi penderita TB dapat diatasi dan disembuhkan total dengan pengobatan medis tepat, serta pengobatan gratis yang tersedia di Puskesmas.

Dirinya berharap puskesmas agar lebih aktif melakukan pelacakan kontak erat pasien TB, sebab langkah tersebut menjadi kunci memutus rantai penularan serta mempermudah proses penyembuhan.

Benjamin mengungkapkan, saat ini masih tingginya  potensi kasus baru akibat lemahnya upaya pencegahan, contohnya dalam satu  wilayah bisa saja terdapat 100 pasien yang telah di obati namun pada tahun berikutnya muncul kembali jumlah kasus yang sama.

“Pencegahan di setiap wilayah harus di perkuat, agar kasus baru tidak muncul setiap tahunnya,” ucapnya.(MP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tim Black Gold Aprilio Mutun Lempasing Raih Juara 2 dan 4 Pada Ajang Grasstrack Panglima TNI Cup

12 October 2026 - 14:41 WIB

DPP Fokal Dorong Aparatur Desa Jadi Agen Sadar Hukum

23 September 2026 - 15:11 WIB

Peringatan Maulid Nabi Desa Sukajaya Lempasing Perkuat Tali Silaturahmi Warga

12 September 2026 - 07:04 WIB

Maulid Malam Ke-40 Hadirkan Ustadz Khairul Anam

8 September 2026 - 07:30 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Hujani Pemukiman, Warga Dihimbau Gunakan Masker

5 September 2026 - 13:28 WIB

Trending on Headline